Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Terkoreksi Usai Rekor: Dolar Menguat, Komentar Trump Tekan
Saturday, 18 October 2025 00:02 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Harga emas turun lebih dari 2% pada hari Jumat(17/10) setelah mencapai rekor tertinggi di atas $4.300 per ons, tertekan oleh penguatan dolar dan komentar Presiden AS Donald Trump bahwa tarif "skala penuh" terhadap Tiongkok tidak akan berkelanjutan.

Harga emas spot turun 1,7% menjadi $4.251,19 per ons pada pukul 11.37 ET (15.37 GMT), setelah mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di $4.378,69 di awal sesi. Logam mulia ini menembus $4.300/ons untuk pertama kalinya pada hari Kamis, dan diperkirakan akan mengalami kenaikan mingguan sebesar 5,8%.

Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember turun 0,8% menjadi $4.268,60. Indeks dolar naik 0,1%, membuat emas batangan yang dihargakan dalam dolar lebih mahal bagi pembeli luar negeri. Di awal sesi perdagangan, emas sempat berada di jalur kenaikan terbesarnya sejak September 2008 ketika kebangkrutan Lehman Brothers memicu krisis keuangan global.

"Saya pikir nada Trump yang lebih lunak sejak pengumuman awal tarif 100% telah sedikit meredakan ketegangan dalam perdagangan logam mulia," kata Tai Wong, seorang pedagang logam independen. Trump pada hari Jumat mengonfirmasi pertemuan dengan mitranya dari Tiongkok, meredakan kekhawatiran pasar atas eskalasi konflik perdagangan antara kedua negara.

Emas, yang merupakan lindung nilai tradisional terhadap ketidakpastian, telah melonjak lebih dari 62% tahun ini, didorong oleh ketegangan geopolitik, pembelian oleh bank sentral, peralihan dari dolar, dan arus masuk yang kuat ke dalam dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) emas. Taruhan pada penurunan suku bunga AS juga telah mendukung aset non-imbal hasil ini.

"Kami memproyeksikan harga emas rata-rata $4.488 pada tahun 2026, dan melihat risiko kenaikan lebih lanjut dari faktor-faktor struktural yang lebih luas yang mendukung pasar," kata Suki Cooper, kepala riset komoditas global di Standard Chartered Bank.

Pasar memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan Federal Reserve bulan Oktober dan penurunan berikutnya pada bulan Desember. HSBC menaikkan proyeksi harga emas rata-rata tahun 2025 sebesar $100 menjadi $3.455 per ons, dan memproyeksikan akan mencapai $5.000 per ons pada tahun 2026. Sementara itu, permintaan emas fisik di Asia tetap kuat meskipun harga mencapai rekor tertinggi baru, dengan premi di India mencapai level tertinggi dalam satu dekade menjelang festival.

Harga perak spot turun 4% menjadi $52,06 per ons, setelah mencapai rekor tertinggi $54,47, mengikuti reli harga emas. Logam mulia ini diperkirakan akan mengalami kenaikan mingguan sebesar 3,7%. Platinum turun 5,7% menjadi $1.614,65 dan paladium turun 7,1% menjadi $1.498,75.(alg)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS